Author Archive for

13
Jul
17

Espresso with Jon

https://youtu.be/4J4zptIgUv4

 

Advertisements
08
Oct
16

Untuk kamu yang bimbang dengan profesi yang akan kamu geluti

Beberapa kali saya menerima mahasiswa yang melakukan penelitian atau magang di tempat saya. Saya selalu suka dengan mahasiswa karena mereka selalu menghadirkan semangat youth and curiosity

Salah satu hal yang paling sering saya temui dewasa ini dari anak-anak muda ini adalah mereka memandang pengusaha, entrepreneur sebagai profesi yang paling bergengsi. Profesi yang paling keren dan merupakan sarana terbaik untuk bisa mendapatkan kekayaan dan kesejahteraan

Jadi nggak heran saya sering dapat pertanyaan “tips sukses jadi pengusaha”. Dari situ saya juga mendapati saat ini di kampus-kampus tengah digalakkan semangat kewirausahaan yang memang sejalan dengan visi pemerintah sekarang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi

Virus entrepreneurship yang sekarang sedang menjangkiti banyak anak-anak muda ini sebetulnya bagus-bagus saja, namun biasanya saya akan ajak mereka untuk pertama-tama mengubah paradigma mereka terlebih dahulu yaitu, profesi sebagai pengusaha tidak lebih baik dibandingkan menjadi karyawan dan menjadi karyawan tidak lebih jelek dibandingkan menjadi pengusaha, semua profesi sama mulianya, semua sama-sama memberi dan menerima

“Silahkan diendapkan terlebih dahulu di pikiran kalian dan renungkan baik-baik” kalimat tersebut selalu muncul dari mulut saya. Memilih profesi yang akan kita lakukan sampai seumur hidup kita hendaknya bukan didasarkan pada berapa banyak (uang) yang bisa kita dapat atau manfaat apa saja yang bisa kita raup tapi seberapa banyak yang bisa kita lakukan untuk orang lain atau seberapa bermanfaatkah kita bagi orang lain. Pilihlah pekerjaan yang bisa menjadikan kita sebagai manusia bermakna, itulah hidup yang seharusnya

Jaman sekarang paradigma seseorang terhadap pekerjaan adalah sebagai sarana untuk meraih kesejahteraan, sangat kontras dengan jaman dulu. Dahulu profesi adalah panggilan hidup, pelayanan, pengabdian, karya bakti atau amanah. Profesi yang sesungguhnya merupakan sarana untuk meraih arti dan peran bagi masyarakat

Saya biasanya meminta mereka untuk mempertimbangkan merangkul idealisme tersebut dan menghidupinya alih-alih ikut-ikutan terjun dalam “The Big Rat Race” suatu perlombaan sukses dalam karir yang tolok ukurnya adalah “how much we have

Idealisme tersebut juga seringkali saya tanamkan dalam diri para karyawan saya, saya selalu mengingatkan mereka bahwa apa yang mereka lakukan bermanfaat bagi orang lain dan saya selalu mengusahakan agar mereka bekerja tujuan utamanya bukan untuk mendapatkan uang tapi berkarya. “Bekerja itu ibadah, orang jawa bilang makaryo (berkarya) jangan diterjemahkan jadi golek duit“. Mengembangkan mentalitas “cukup untuk diri sendiri, kurang untuk orang lain”, tidak mudah, tapi saya selalu menganggapnya sebagai tantangan

Lalu apa jawaban saya terhadap pertanyaan “tips sukses jadi pengusaha”? Kalau memang kamu mantap menjadi pengusaha adalah profesi yang sungguh menjadi panggilan jiwamu maka saya akan selalu jawab seperti ini “Jadi karyawan dulu di perusahaan kecil yang bisa memberikan kesempatan kepada kita untuk melakukan banyak hal untuk kemajuan perusahaan tersebut dan menjalin relasi seluas-luasnya”

02
Oct
16

Sepatu dan Tas Kulit

img_20161002_155722

Sepatu kulit buatan Bandung

Sejak tiga tahun lalu saya mulai menyenangi leather handcrafts, mulai dari tas, dompet, sabuk sampai sepatu kulit saya koleksi untuk dipakai harian

Sepatu kulit yang saya pakai semua buatan start up asal Bandung www.bro.do desainnya yang simple dan minimalis sangat “gw banget” khususnya untuk seri signore dan ventura

Satu sepatu saya khusus kan untuk bermotor sisanya hanya saya pakai saat bermobil atau business trip saja. Masih ada satu sepatu casual tanpa tali yang sering saya pakai saat bercelana pendek tapi tidak menggunakan bahan kulit

Sepatu kulit paling pertama yang pojok kanan warna cokelat (gambar atas) sudah genap 3 tahun tapi masih oke punya, malahan kulitnya semakin jadi warnanya seiring berjalannya waktu

Processed with VSCO

Tas messenger Schiltman

Untuk tas saya pakai merk www.schiltmanleather.com 100% made in Bantul. Kualitas kulitnya termasuk premium sehingga harganya cukup nendang dibandingkan brand lokal lainnya, tapi worthed karena sangat awet dan kuat, desainnya juga bagus-bagus. Ada 2 tas messenger dan 1 men’s clutch dari Schiltman yang biasa saya pakai sehari-hari

 

 

 

01
Oct
16

Waktu berlalu,,

Melihat ke belakang, beberapa post yang sempat saya rilis saya jadi merasa waktu cepat sekali berlalu, banyak hal telah berubah,,,

pekerjaan,,,

relasi,,,

minat dan hobi,,,

kebiasaan,,,

teman kumpul,,,

keluarga (sudah beristri),,,

tempat tinggal,,,

Filosofi hidup, dll.

Kendaraan juga berubah, sekarang ini saya tidak terlalu banyak mengikuti dunia roda dua. Motor juga cuma bebek (Suzuki Satria F150 2014), jika tidak sedang ada tamu kantor, hujan atau karena ada meeting dengan kolega saya masih lebih memilih moda roda dua untuk kegiatan harian karena kepraktisannya dan keekonomisannya. Beli satria karena waktu itu ingin bebek yang berkopling, itu saja tidak ada alasan lain

Jalan-jalan ke ladang pakai motor

Jalan-jalan ke ladang pakai motor

Saat ini saya dipercaya Gusti Allah untuk mengelola sebuah perusahaan yang saya rintis sendiri sejak 2013 lalu, sampai saat ini masih survive dan ada growth tapi fokus dan goal utama saya sustainability bisnis dari hulu ke hilir, karyawan bisa tetap bekerja dan berpenghasilan layak serta semua tagihan terbayar. Tentu saja sebagai pelaku bisnis saya selalu optimis perusahaan ini akan bertahan sampai 10 tahun, 20 tahun atau lebih, namun tidak ada yang tahu pasti masa depan kita karena kita hanya bisa berusaha selebihnya Dia yang menentukan,,

24
Jun
11

Kamil dan Izabela, RTW Riders Polandia

Kamil di Bromo

Suatu hari saya mendapatkan pesan dari Goh Mia Chun yang memberitahukan bahwa ada sepasang suami istri yang tengah melakukan Ride The World dan telah berada di Indonesia. Tanpa ba bi bu saya langsung mengiyakan pertanyaan Goh untuk menjadi host bagi Kamil Gamanski dan Izabela Gamanska yang perjalanannya dapat diikuti di sini. Setelah mempelajari tentang kedua orang Polandia yang saling bertemu di Australia ini saya segera melakukan kontak dengan mereka via email, tawaran saya untuk menjadi host disambut baik oleh mereka dan setelah 2 minggu Kamil menelpon saya untuk memastikan tempat pertemuan kami. Pertemuan kami sempat tertunda 2 hari, pertama karena Honda Africa Twin Kamil sempat mengalami masalah di daerah Malang, kedua karena motor Iza yaitu Yamaha RX King yang baru dibeli di Kupang tidak memiliki penerangan yang cukup baik untuk berkendara di malam hari sehingga mereka harus bermalam di Ponorogo.

Baca Selengkapnya….

17
Jun
11

Donato Nicoletti, RTW Rider Italia yang bersahaja

Donato Nicoletti http://www.lungastrada.it

Suatu siang tiba-tiba saya mendapat panggilan telepon saat sedang informal meeting dengan para bankir. Suaranya terdengar asing tapi tiba-tiba mengatakan “Apa kabarnya Innocent Rider?” karena suaranya cukup asing dan tidak ada di phone book saya pun segera menanyakan siapakah gerangan yang sedang menelpon, dan ternyata orang itu adalah Temmy Red Devil yang pertama kali saya kenal di forum ADV Rider. Bro Temmy memberitahukan soal kedatangan RTW Rider ala Italia bernama Donato Nicoletti yang tengah melakukan perjalanan keliling Asia menggunakan Harley Davidson!!! Perjalanan Donato dapat diikuti di www.Lungastrada.it dan kebetulan Indonesia (Sumatera, Jawa dan Bali) menjadi salah satu rute yang dilaluinya.

Baca Selengkapnya…

29
Jan
11

Tips membuat nasi goreng terasa lebih nikmat

Nasgor a la Balcony (Jogjakarta)

Berhubung saya ini doyan makan sekali-kali nulis tentang makanan boleh donk, toh kebanyakan tukang turing juga sekaligus tukang makan bukan? Nah ada satu hal unik yang saya dapatkan tentang seni menyantap nasi goreng, seorang Professional Chef memberitahu saya bahwa makan nasi goreng yang menggunakan bumbu pedas akan terasa lebih enak lagi jika menggunakan condiment telur mata sapi yang kuningnya setengah matang! Colek kuning telur tersebut dengan sendok makan dan campurkan dengan sesuap nasi untuk mendapatkan rasa gurih yang khas!. Monggo dicoba allriiiiiight 🙂

note: tidak cocok untuk nasi goreng yang cau (nasi goreng putih)




Millestone

  • 329,352 Hits

Arsip

Sponsored By

1st Indonesian Kettle Cooked Potato Chips